Artikel Umum‎ > ‎

Apakah kita memang perlu "Data Warehouse" ?

posted Feb 19, 2011, 4:48 AM by Editor KampusBI   [ updated Oct 22, 2012, 8:01 AM ]

Pendahuluan

Banyak pihak yang sebelumnya memiliki proyek data warehouse, sering "alergi" mendengar kata-kata tersebut karena gagal mendapatkan hasil yang berarti.

Memang sering terjadi perdebatan jika data warehouse sebenarnya tidak diperlukan karena :
  1. kompleksitas dan kerumitan yang lebih besar dibanding manfaat yang didapatkan.
  2. persepsi bahwa data warehouse memerlukan implementasi yang super mahal dan juga lama prosesnya.
Penulis tidak akan coba memperdebatkan dua hal di atas tetapi mungkin berangkat dari pengalaman, banyak sekali bisnis yang tidak memerlukan enterprise data warehouse, tapi lebih memerlukan pengembangan kumpulan data mart secara bertahap. 

Data mart yang dimaksud disini adalah database terintegrasi dari suatu divisi, seperti divisi marketing, finance, procurement, dan unit bisnis lainnya.

Siklus pengembangan dengan  pendekatan ini lebih singkat dan memberikan nilai lebih  besar untuk manajemen divisi tersebut , karena dapat memberikan gambaran besar operasional dan performa bisnis unit tersebut.

Jadi kapan kita benar-benar tidak memerlukan data warehouse maupun data mart ?

Namun Anda juga mungkin tidak memerlukan data warehouse atau data mart sama sekali jika :
  • data tidak terlalu besar dan sudah terpusat pada satu database.
  • bisnis proses tidak terlalu banyak berubah dalam kurun waktu yang cukup panjang.
  • teknologi yang Anda gunakan cukup cepat untuk menampilkan presentasi data dalam bentuk laporan operasional maupun strategis.
  • struktur data sangat sederhana, dengan penggunaan query relasional biasa saja sudah mencukupi.

Kapan kita memerlukan data warehouse / data mart ?

Namun jika sebaliknya, pada organisasi / perusahaan Anda memiliki kondisi berikut :
  • data sangat besar.
  • teknologi yang digunakan sudah tidak efisien - lama untuk menampilkan laporan karena besarnya data yang diolah atau kompleksnya hubungan antar table.
  • bisnis proses berubah dengan sangat cepat.
  • data tersebar di banyak tempat dan dengan format yang sangat berbeda (dbf, text, excel, sql server, dll) akan menyebabkan konsolidasi laporan yang sangat sulit.
maka saatnya Anda memerlukan integrasi dan transfomasi data ke dalam suatu data mart dimana teknologi dan lokasi yang diakses adalah "satu pintu". 

Selain itu pada data mart tersebut harus berisi struktur data dan isi yang sangat optimal - karena sudah ditransformasi - untuk ditampilkan dalam bentuk laporan. 

Ini akan berakibat efisiensi yang tinggi ketika dihubungkan dengan reporting system kita, dan ujung-ujungnya akan mengakibatkan penghematan - baik waktu maupun utilisasi hardware.

Selain itu, dengan perkembangan teknologi integrasi data (ETL) yang semakin hari semakin cost efficient, maka kata "data warehouse" atau "data mart" seyogyanya tidak lagi terdengar menakutkan. 

Comments